Dedicated for Elang... (Surat u/ elang)
Sedih rasanya kalo harus mengakhiri "rasa" ini sama kamu, elang..
Sedih rasanya klo harus bilang kita tak berjodoh saat ini..
Sedih rasanya saat kamu tak yakin bahwa aku sungguh mencintaimu..
Sedih rasanya saat "petinggi di humzku" menanyakan lagi apakah aku hanya berteman dengan elang...
Rasanya sedih...
sesak..
dan aku tak ingin begini..
aku rindu smua saat-saat bersama elang
aku rindu cara elang memelukku..
aku rindu cara elang mengenggam tanganku..
aku rindu cara elang memandangku..
Mungkin, aku egois saat bersama elang
aku pun mulai mengesampingkan Tuhan saat aku bersama elang
Elang...
Aku sungguh2 mencintaimu..
dan karna aku terlalu mencintaimu maka aku harus melepasmu..
aku menjadi lebih memikirkanmu dibanding Tuhan
aku lebih mudah rapuh saat jauh darimu dibanding saat aku kehilangan hadiratNya
Aku sungguh2 mencintaimu, Elang..
dan karna aku terlalu mencintaimu..
aku sampai lbh memikirkanmu 24 jam dibanding aku memikirkan kasih Tuhan
aku menjadi lebih tergila2 sama mu, elang
aku jadi lebih takut kehilangan cintamu, elang
dibandingkan dengan aku menjadi tidak taat
Ada yang salah pada diriku..
iya, ada yg salah..
mengapa sekarang aku "lemah"
mengapa aku melemah...
Maapkan aku,Elang..
bukannya aku tak ingin memperjuangkanmu..
bukannya aku tak sungguh2 mencintaimu..
aku hanya tak ingin terpedaya dengan "rasa" ini
Elang, sebaiknya kau coba tuk benar2 melepasku..
Aku juga sedang berusaha tuk melepasmu
dan memposisikan Tuhan menjadi yg pertama..
Tuhan punya cerita cinta untuk masing2 kita berbeda
dan kalo pun kita berjodoh nantinya..
pasti saat itu, aku akan menjadi no.2 di hatimu sesudah Tuhan dan kamu juga no.2 sesudah Tuhan..
Elang, aku lebih takut keilangan Kasih Tuhan..
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

0 komentar:
Poskan Komentar